Ini Bahaya Mengkonsumsi Miras Oplosan

Materi-Medsos-RS-Iskak-Miras-2

Maraknya kebiasaan masyarakat mengkonsumsi minuman keras oplosan memicu keprihatinan tim medis Rumah Sakit Umun Daerah Dr Iskak Tulungagung. Meski telah merenggut banyak nyawa, namun hingga kini kebiasaan meminum miras oplosan nyaris tak bisa dihentikan.

Dr Bobi Prabowo Sp.ME, spesialis emergency RSUD Dr Iskak menjelaskan tak banyak masyarakat yang faham akan bahaya menenggak miras oplosan. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap para korban minuman ini menunjukkan jika minuman yang ditenggak mengandung methanol dalam kadar yang mengancam jiwa. “Itu tergolong bahan untuk industri atau biasa disebut spiritus,” kata dr Bobi.

Dokter yang mengenyam pendidikan spesialis emergency di Malaysia ini mengatakan ada dua jenis alkohol yang beredar luas di masyarakat. Pertama jenis etanol yang bisa dikonsumsi oleh manusia dengan syarat yang ketat di bawah pengawasan dokter. Kedua adalah methanol, yang kerap dijadikan campuran etanol oleh para alkoholik.

Penggunaan methanol yang dicampur etanol ini, menurut dr Bobi, diduga untuk meningkatan dampak mabuk yang kuat karena merupakan anti depresi. Namun sayangnya dampak mabuk itu tak berlangsung seterusnya karena akan berganti dengan mual pusing, diikuti dengan mata kabur yang mengarah kebutaan hingga koma dan meninggal. “Itu adalah gejala keracunan alkohol,” jelasnya.

Karena itu dia meminta masyarakat untuk tidak mencoba-coba membuat ramuan atau oplosan sendiri atas minuman alkohol. Hal ini berbeda dengan minuman keras yang diproduksi pabrikan dan di bawah pengawasan pemerintah untuk mengontrol kadar alkohol yang aman.

Seperti diketahui beberapa waktu terakhir masyarakat di Kabupaten Tulungagung menjadi korban minuman keras oplosan hingga merenggut korban jiwa. Belasan orang dilarikan ke rumah sakit karena mengalami keracunan alkohol.

Kirim Pesan: