Pengolahan Air Bersih

Sumber air bersih yang dipakai dalam kegiatan sehari – hari di RSUD dr. Iskak Tulungagung berasal dari sumur bor dan PDAM. Untuk menjaga kualitas air bersih sesuai Permenkes  RI No 416 / Menkes / Per / IX / 1990 tentang Syarat Air Bersih, dilakukan pemeriksaan air secara fisik, biologi dan kimia.

Pada tahun 2012 pemeriksaan air bersih yang telah dilakukan oleh Instalasi Sanitasi yaitu pemeriksaan secara fisik dilakukan setiap hari mulai dari sumber air sampai dengan titik distribusi terluar, pemeriksaan bakteriologis/biologi dilakukan 3 kali setahun dikirim ke Laboratorium Dinas Kesehatan Daerah Tulungagung dengan hasil/kesimpulan memenuhi syarat bakteriologis sebagai air bersih, dan pemeriksaan kimia dilakukan 2 kali setahun dikirim ke Laboratorium BTKL Surabaya dengan hasil/kesimpulan parameter yang diuji (kimia anorganik & kimia organik) memenuhi batas syarat air bersih.

Meskipun air bersih di RSUD Dr. Iskak Tulungagung memenuhi batas syarat air bersih, tetapi kandungan logam seperti Ca, Mg, Fe masih tinggi sehingga lama kelamaan bisa menyebabkan kerak diperpipaan yang bisa menyumbat saluran perpipaan air bersih. Untuk itu diperlukan pengolahan air bersih secara sentral / WTP (Water Treatment Plant). Tahun 2012 RSUD dr. Iskak Tulungagung telah membuat WTP yang didesain untuk mengolah air baku yang berasal dari sumur bor, sehingga air bersih yang dihasilkan sesuai standar Permenkes dan tidak menimbulkan kerak pada pipa-pipa distribusi. Volume WTP ±80 m³ untuk memenuhi kebutuhan air bersih IGD, Pavilliun Graha Hita Husada, Poliklinik (lt.1), kantor (lt.2), WC umum dan laboratorium.